pertanyaan sakti itu seketika jadi jalan buntu ketika seseorang mempertanyakannya ke gw beberapa waktu lalu ttg semua complaining kita (manusia) dalam hidup..

apa tataran idealmu?

klo kata motto hidup sahabat gw sih :

muda foya-foya,tua kaya raya,mati masuk surga..

THAT’s IT?
klo gw sih banyak dan kompleks..

then..

akankah kehidupan ideal itu menghampiri gw?
99% gw yakin enggak..

tidak bermaksud mendahului takdir (apalagi menegasikan kehendak ALLAH kelak pada hidup gw dan kita semua yang mungkin sudah disetNYA dengan sempurna)
tapi,kita manusia…
ketidak idealan itulah yg membuat kita hidup sangat normal..
Read More »

BismiLLAH..

1.Jika ada 2 golongan mukmin berperang,maka damaikanlah.Perangilah golongan yg berbuat aniaya.Stlh golongan tsb kembali,damaikanlah dgn seadil2nya!

2.Org2 mukmin itu bersaudara..

3.Tdk blh mengolok2 kaum lain,krn bs jd mrk kaum yg lbh baik..

4.Hey wanita,jgn mengolok2 wanita lain,krn bs jd wanita itu lbh baik!

5.Jgn mencela dr sendiri..

6.Jgn memanggil dgn gelar2 yg buruk!

7.Jauhi prasangka,krn sebagiannya adalah dosa..

8.Jgn mencari2 kslhn org lain

9.Jgn sebagian kamu menggunjing sebagian yg lain

astaghfiruLLAH YA Rabb,itu semua makananku sehari2..ampuni aku dr perbuatan2 burukku Ya Allah..Jauhkan aku dr perilaku2 tsb dan jauhkan aku dr objek olok2,panggilan yg buruk,prasangka,mencari2 kslhn,dan bergunjing..
Amin..

*sayup2 kudengar dan samar2 kulihat pertengkaran para karyawan,gosip2 di TV,note-note yg mengolok2 hidup org lain,dan org2 berprasangka dan skdr mencaci tnp solusi dr kesalahan2 (nyata/maya) para tokoh di negri ini..Huff..

Scene 1.Rumah.

kamu=mbaleb,bagi permen yak?

aku=gih ambil..

Scene 2.Kampus.

kamu=cuy,gw pinjem buku yg kmrn dong?

aku=sip,bsk gw bawain!

Scene 3.Ayam Bakar Raos.

kamu=neng,bagi yak?

aku=iya,tp jgn kulitnya yaa?

kamu= … (makan,trus lgsg abis)

kamu= … (nyolong kulit ayam bakar raos)

aku=JANGAAANNN….(marah,ngambek,mesen lagi)

pesan moral.

Ada beberapa hal penting dlm hdpku yg kusebut sbg “kulit ayam bakar raos”. Kalau aku membiarkan diriku menshare things (dan mgkn things itu kamu) dgn org lain,berarti those things gak termasuk dlm list “kulit ayam bakar raos”-ku..

And it means,sesuatu itu (dan mgkn jg itu kamu) TIDAK LEBIH BERHARGA dr kulit ayam bakar raosku.. :)

Ps. Melepasmu (iya kamu,,kamu yg pernah kubiarkan pergi dgnnya) tentu tdk sesulit aku memperjuangkan ayam bakar raosku..Punteun yak,hehe.. :p

*judul di atas lagi2 diambil dari judul lagu dangdut looh..hehe..intro yang buruk.. :p

pengalaman kerja di tempat bukan kota, membuat saya lebih membuka mata pada sosok2 real grassroot yang banyak dijual orang (mulai dari para capres, partai politik, lsm, bahkan sampai mahasiswa)..

berangkat dari momen ngobrol2 saya dengan para petaniwati yang bekerja disini..

latar belakang mereka mirip :

  1. setengah dari mereka janda dan setengahnya lagi punya suami yang bekerja sebagai buruh di kota karawang atau pusat industri cikarang,
  2. penghasilan bertani sehari kurang lebih 20 ribu rupiah, – punya anak kecil usia sd – smp paling tidak satu/dua orang,
  3. pendidikan mereka rata-rata hanya tamat sd (sebab kalau tamat smp paling tidak bisa jadi OB di perusahaan bagus)..

kemiskinan,,, masalah klasik..tp tak tertuntaskan..

tapi bagaimana tidak? solusi yang ditawarkan kadang menurut saya pribadi kurang menyeluruh..

memang ada BLT, ada pula yg menawarkan proyek padat karya, tp sangat jarang ada yang mau membantu memberikan informasi dan pendidikan gaya hidup..

miskin karena gaya hidup.. Read More »

ini bukan tagline kata2 mutiara yg biasa ditemukan di bagian bawah buku tulis sinar dunia,hehe…

maleb cuma pgn review FIM dari hari ke hari,,dari angkatan ke angkatan..(sesuai tugas abadi maleb selama FIM = notulen..hehe..)

tidak bermaksud mengulang,tp seperti kata Pa’e dan Bu’e, FIM ini hanyalah forum re-charging utk para aktivis se-Indonesia.fungsinya adalah wadah dan ruang (atau diibaratkan jg sebagai rumah) bukan mobil yang lebih seperti alat untuk bergerak..

FIM lahir dari komentar cynical orang2 di sebuah siaran radio ttg leadership..

dengan segala impian (dan keterbatasannya), FIM pertama akhirnya terwujud setelah berafiliasi dengan mahasiswa UNJ (yg paling deket rumah,hehe..), dimana FIM berperan sebagai pembuat konstruk pelatihannya,tp teknis eventnya diserahkan kepada teman2 UNJ..
maleb yg waktu itu hanyalah seorang (bakal) mahasiswa yg baru aja tamat SMA akhirnya (terpaksa) ikutan untuk bantu2 orangtua..hehe.. Read More »