katarsis
mlm minggu kemaren, maleb, adek2, mapa, dan beberapa teman nyari hiburan dengan berkaraoke di NAV1 kelapa gading. hehe.. maklumlah, jadwal yang padat bulan mei kemaren ngebikin kita semua smpt rada2 stress dan bawaannya emosi mulu.
sgl tekanan itu terasa keluar deras, ketika kita semua dikasi kesempatan mengaktualisasikan diri dan nyanyi sepoll2nya (haha). lagu2 yang dinyanyiin mulai dari lagu yang “skill” banget, yg POPuler, yg “curhat” dan memorable, smp lagu lucu2an (ada yg inget lagu2nya dapur61 yg judulnya “sedap betul”, ato jamal mirdad “yang penting hepi”, dan lagu yang judulnya “merah delima”-lupa penyanyinya… itu semua lagu2 yg smpt populer di eranya acara album minggu di TVRI-yg senyum2 berarti sejaman sama maleb, hehe).
hmm, yg gk nyangka seorang teman yang dr luar tampak kalem dan gk punya hasrat untuk eksis di jagad dunia hiburan, malam itu berubah jadi sosok yang POLL banget dah. kt mama istilahnya dia lagi katarsis…
penasaran dengan kata2 baru itu (mengingat kemampuan bahasa maleb yang 0 besar-baca postingan ini), jadi maleb nyoba nyari makna katarsis itu. Dari wikipedia di dapet beberapa pengertian :
Katarsis atau katharsis, dari bahasa Yunani pertama kali diungkapkan oleh para filsuf Yunani, yang merujuk pada upaya “pembersihan” atau “penyucian” diri, pembaruan rohani dan pelepasan diri dari ketegangan. Istilah ini digunakan antara lain oleh:
-”Penyucian” yang dihasilkan pada para pemirsa dalam sebuah pentasan sandiwara, menurut Aristoteles
-metode psikologi (psikoterapi) yang menghilangkan beban mental seseorang dengan menghilangkan ingatan traumatisnya dengan membiarkannya menceritakan semuanya (JS Badudu, hlm 175).
-Kelegaan jiwa, ketika seorang penulis berhasil merapungkan tulisannya (Wibisono, hlm 204)
Ngena banget kata2 itu ke maleb. KATARSIS…..KATARSIS…..seberapa sering kita melakukan katarsis dalam sebulan? apa iya, org yang punya beban lebih berat dari biasanya juga lebih sering melakukan katarsis? dan apa semua “katarsis” dilakukan dengan cara yang benar?
Filosofinya, katarsis adalah penyucian diri atau bisa juga pembebasan diri dari tekanan, dan output yang didapet, kita bisa lebih lega dan mungkin “normal” lagi. tapi kadang maleb liat, gk semua org melakukan katarsisnya dengan cara2 yang positif. Ada yg merasa dengan “minum” ato “make” dy sdh melakukan katarsis. ato mukul2 tiang listrik, nabok2 bantal, nendangin ban mobil, dan bahkan ngebakar rumah sndr (truly, this happening di suatu film apa gtu). Pdhl byk loh, hal2 yg bisa dilakuin untuk menyalurkan ke-katarsis-an kita dan tentunya lebih produktif.. contohnya (based on me) :
- karaoke = dulu image karaokean masi negatif krn identik dengan kegiatan pelacuran dsb. Skrg ada byk tmpt karaoke keluarga yang buka mulai dari siang, trus lagu2 yang variatif (ada lagu rohani dan lagu anak2) trus kdg buat yg pasangan harus nunjukin surat nikah (eh, ada gk siy?hehe..). Krn basically manusia itu suka nyanyi dalam hidupnya (wlopun gk semua org suka mendengarknnya), dan nyanyi (apalgi dengan gaya yang sungguh maksimal) menurut maleb bisa bnr2 melampiaskan emosi bgt…besides nyanyi byk manfaatnya kok, slh satunya adalah menyenagkan org
- nulis = nulis juga slh satu bentuk aktualisasi diri yang mantab. Dengan nulis kita kadang bljr untuk lebih jujur sama perasaan dan mengambil hikmah dari satu kejadian dan yg terpenting sbg reminder dari hal2 penting (dan pastinya gk penting-cth : apa semua pernah puny pengalaman menuliskan tanggal pertama kali kita sadar suka sama seseorng, atau biodata artis favorit-haha). bentuk peNulisannya bisa kyk diary, fiksi/non fiksi, dan nulis2 di buku pelajaran ato diktat kuliah (terutama pelajaran fisika, haha curhat…)
-gambar : sbnrnya gk bisa sharing byk krn maleb bukan org yg suka menggambar (akibat dari slh satu kesalahan guru seni rupa maleb waktu SD krn udh pernah ngasi maleb nilai 6 di rapot). Tapi maleb liat, JetC, Faizt dan Zacky byk menyalurkan ke-katarsis-an mrk dengan menggambar
-main alat musik : mirip2 dengan nyanyi, tapi hal ini butuh sdkt skill (kcuali kita melakukannya di ruang private). di keluarga, main piano adalah btk katarsis dari Dira *terutama klo lagi main lagu2 menghentak atau sgt syahdu sekalian-pokoknya pake perasaan bgt dh”
-solat dan ngaji : hmmm, jelas ini gk perlu dijelasin lebih detail.. beban memang membuat kita lebih pgn merasa dekat dengan Yang Maha Kuasa…
hmmm, tulisan ini opinionable sii, krn toh maleb bukan org psikologi atau yg mempelajari kejiwaan manusia..jd butuh pencerahan juga klo memaknainya dengan cara yg salah..IMHO.. ^^v



yaaayy ada satu lagi katarsis yg bru saja kulakukan… yaitu belanjaaaa… hahaha menyenangkan