fenomena gajah dalam merk sarung
hey hey,,akhirnya bisa posting lagi,,setelah si kompie ngadat, untung ternyata nemu kabel lan lain,,jd masih bisa memanfaatkan gratisan,,hehe…
jadi,,ceritanya beberapa hari yang lalu,maleb nemenin mama papa ke tanah abang. Dsana kita mau mempersiapkan kebutuhan mudik2 gtu deh. sampailah kita pada toko sarung, sajadah, kurma, etc itu…
tiba2….tadaaa…….
maleb terbelakak dgn tumpukan sarung2 berbagai merk tapi yg lucunya, hampir semuanya menggunakan unsur kata gajah…bayangin aja, dari belasan merk sarung berbau2 “gajah” yang maleb ketahui eksis (hasil wawancara sm penjualnya juga), maleb berhasil nemu 11 bukti foto merk sarung menggunakan unsur kata gajah..gk percaya???
nih yaaaa….
yg menggunakan kata gajah sebagai awalan :
ada gajah duduk (sebagai pelopor), gajah tumbak, gajah bulus, gajah beduk, gajah bola, gajah supra, gajah angsa, gajah lumut, gajah bleduk dan gajah kembar
yg menggunakan kata gajah sebagai akhiran :
dewi gajah, museum gajah, tangan gajah, kaki gajah, dan bahkan yg paling konyol, jempol gajah…
yang lucunya lagi,,ada merk rubat-tabur dan zamrud-saphire
dan terus merk sarung menggunakan nama buah berawalan M
cap Mangga yang terkenal, diikuti dengan cap Melon dan Manggis…hehe….
well,,hanya sekedar fakta yang mungkin bisa menjadi fenomena (pinjem istilah2nya dira),,apa komentarmu??




wedeh..
ganti tampilan niy? hehe
oh..jadi ini toh, fenomena yang harus membuat sayya meng-sms banyak orang untuk tau apa bahasa arabnya gajah.. padahal.. kan didalam Alquran ada surat al-fil..
hehe
yeee,,,,SIRIK!!!!!
hehe,,iya iya,,punteun deh tar gk nanya2 lagi
sebuah fenomena tidak bisa dirubah menjadi suatu paradigma (pdhl slama ini dira ga tau artinya apa. haha)
beuh..punteun..
jgn marah oi!
becanda
*dira: ondeh..bahasanya..cocok jadi anak UI nih, hhe