Home > opinion > ngaco-ngaco bersama maleb Pt.4

ngaco-ngaco bersama maleb Pt.4

Alkisah.. Ada seorang Muslimah (sebut saja Mawar, 17 tahun) yang dikenal sangat rajin beribadah di dunia

suatu saat di hari akhir,saat ALLAH menentukan nasib Mawar di kehidupan keduanya yang kekal, terjadi dialog sebagai berikut..

ALLAH : hai Mawar, masuklah engkau ke surgaKU dengan ridhoKU.. Mawar : Wahai ALLAH, aku ingin masuk surgaMU dengan perhitungan amalanku sendiri..

ALLAH : Baiklah jika itu menjadi keinginanmu..

Berkatalah ALLAH pada malaikat : Wahai malaikat, hitunglah amal perbuatannya saat ia masih di muka bumi..kurangi dengan ridho-ridhoKU..

::loading process kata malaikat::

Malaikat : Ya RABB, ini catatan amalannya..

ALLAH : baiklah Mawar, karena berdasarkan perhitungan engkau kumasukkan ke dalam Neraka..

Mawar : Ya RABB, apa salahku?aku rajin beribadah di dunia…

ALLAH : Ya betul, engkau rajin sekali..tapi sayang engkau tidak beribadah demi mengharap ridhoKU..

Ampun ya ALLAH….

menurut para alim ulama, ahli ibadah itu terbagi menjadi tiga :

1. orang yang melihat ibadahnya sendiri, dan menghitung-hitungnya, dan mengharap-harap pahala dari apa yang telah dikerjakannya, barangkali ia bahagia dengan banyaknya pahala yang ia peroleh, dan boleh jadi ia tamak hingga terlampau yakin akan masuk surga dengan segala amal yang telah dikerjakannya.

2. golongan orang yang beribadah kepada Allah untuk mematuhi hak Allah sebagai Dzat yang patut disembah, ia tidak menghitung-hitung amal ibadahnya, dan tidak bertopang diri dengan amalannya itu agar masuk surga, akan tetapi sekedar tekun beribadah dan merasa dirinya kecil di hadapan-Nya, seakan ia berkata: Aku adalah hamba, dan Allah adalah Tuhan, dan tiadalah kewajiban bagi seorang hamba kecuali tunduk dan patuh pada tuannya, baik Ia memberinya imbalan ataupun tidak, dan tidaklah ia mengharap di balik amal shalihnya itu kecuali ridhoNya.

3.orang yang melihat cara beribadah, kemudian ia mengkaji seluk beluk ibadah tersebut, dan ketika ia kaji, ia memahaminya, ketika ia telah sempurna pengetahuannya, ia mempraktikkannya dalam bentuk ibadah yang lazim. Ketika ia telah mempraktikkannya, ia dapatkan sebuah hakikat, lalu ia sadari kodrat dan keberadaan dirinya, lalu ia meyakini dengan sepenuh hati bahwa, ia adalah seorang hamba, kemudian ia beribadah kepada Allah Azza wa Jalla dengan ilmu dan pengetahuan yang memadai, tidak peduli seberapa banyak pahala yang akan diperolehnya, segala urusan hidup dan mati serta dunia dan agama, hanya ia serahkan semata kepadaNya..

well,kebanyakan dari kita, mungkin berfikir bahwa kita sudah jaaaaauuuuhhh lebih mending dibanding umat ALLAH lainnya..kita rutin liqo, rutin puasa senin kamis, tunduk mutlak sama Syuro (loh,hehe..), dan simpatisan kelompok Islam paling OKE..

sementara mayoritas teman kita rutin pergi ke club, rutin solat cuma maghrib doang (itupun karena dipaksa sama orangtua), rutin ngomongin orang, de es be…

kita yakin sekali, andai kata dihisab kelak, akan lebih banyak amalan daripada perbuatan dosa.. kita yakin sekali, andai kata di hari akhir nanti ada urutan masuk surga, kita ada di rengking tengah-tengah paling gak.. kita yakin sekaliii..ibadah kita di dunia ini sudah lebih dari cukup untuk membuat kita diganjar dengan surga..

lupa.. bahwa dalam setiap ibadah, ada kata-kata sakti yang terlafaz tapi acap kehilangan maknanya.. adalah niat…“demi memohon ridhoMU Ya ALLAH,,LiLLAHi Ta’ala..”

Ibadah bukanlah bilangan, Derajat disisi ALLAH bukanlah urusan jumlah menjumlah seperti para plurkers menghitung karmanya, dan surga belumlah tentu menjadi hakku..

Ibadah semata-mata berharap ridho Allah, tanpa pamrih, tanpa menghitung-hitung untung rugi, dan tanpa ketamakan untuk merengkuh surgaNYA..

AstaghfiruLLAH..mohon ampunMU ya RABB BismiLLAH, mencoba meluruskan lagi niat..

HANYA demi mengharap ridho ALLAH semata..

bukan Ridho Rhoma, apalagi Ridho Deddy Dores..

bukan demi hadiah lebaran, baju baru, dan hape baru..

bukan pula demi image dan pujian dari makhluk ALLAH lainnya..

Wallahualam..ALLAH is the one and only Truism..

SELAMAT KEMBALI PADA FITRAH :)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.