Home > opinion > Review : Plurk Vs Twitter

Review : Plurk Vs Twitter

Mungkin telat ya membahas ini..karena 2 situs microblogging ini udah kadung mahsyur dimana-mana..dalam membuat ini saya berusaha seobjektif mungkin *karena kalau boleh jujur, preferensi pribadi saya ttp Plurk yang juara, hehe..and here comes :

1. Interface dan  Notification

Plurk : memuat max 140 karakter, dengan tampilan yang drop down (seperti status facebook) sehingga lebih terstruktur dan terasa banget interaktifnya..Jangan khawatir ketinggalan bila gak buka plurk dalam waktu lama, karena ada semacam notification yang memberi tahu kita respon baru dan update (walaupun kapasitas max.nya adalah 200 notif, lebih dari itu kita harus scroll time line sendiri :D )

Twitter : memuat karakter dengan jumlah yang sama seperti plurk, tampilan agak membingungkan, karena respon dari teman twitter kita akan masuk secara acak. Bila ketinggalan tidak ada notifikasi, tapi kita masih bisa merunut time line (untuk yang punya banyak waktu sih) :lol:

Nilai (skala 1 – 5) :  4.5 (P) ; 3 (T)

tampilan plurk

tampilan plurk

tampilan twitter

tampilan twitter

2. kecepatan loading

Plurk : tergantung dari layout yang kita pakai (tapi bisa dibilang biasanya agak lambat)

Twitter : Viola :)

Nilai : 3.5 (P) ; 4 (T)

3. Trending topics

Plurk : Fitur ini tidak otomatis nampak di home, kita harus klik search dulu. Dan itupun gak bisa menggambarkan secara signifikan (krn Plurk memakai sistem counting words). Jadi jangan heran kalau trending topic hari ini adalah “hari ini” :lol:

Twitter : Ketika masuk home, coba pandangi area kanan. Nah disitu trending topic berada..

Nilai : 2.5 (P) ; 4.5 (T)

4. Privasi

Plurk : settingannya lengkap, kenapa? kita bisa menset per posting yang khusus untuk teman-teman, khusus untuk beberapa orang, maupun direct message. Selain itu teman kita juga gak tau activititas interaksi yang kita lakukan karena yg akan tampil di timeline hanya Plurk kita sendiri..

Twitter : Settingan privacy hanya sebatas pada orang – orang yang kita okein sebagai follower, besides semua follower kita bisa lihat seluruh interaksi kita mulai dari Tweet sendiri, reply Tweet, maupun Re-Tweet. Tapi tenang, Twitter menyediakan fasilitas direct message..

Nilai : 5 (P) ; 3 (T)

5. Menebar Jaringan

Plurk : mencari teman bisa lewat friend suggestion yang disediakan oleh Plurk. Tapi bisa juga lewat fitur search. Misal kita ingin punya teman sesama Nidjiholic, tinggal ketik Nidji, dan hap semua plurk (yang tidak diset private) yang mengandung kata Nidji akan memenuhi timeline kita.

Twitter : Selain lewat fitur friend suggestion, kita bisa juga memanfaatkan trending topic sebagai ajang pelebaran sayap pertemanan.

pengalaman pribadi : saya bukan tipe orang yang mencari teman dengan fitur-fitur di atas. Biasanya teman saya di plurk/twitter adalah orang yang benar-benar saya kenal, karena itu untuk case ini, saya merasa lebih nyaman dengan plurk.hehe..

Nilai : 3.5 (P) ; 4 (T)

6. Fitur penunjang lain-lain seperti variasi bahasa, widget, dll anggep aja kurang lebih sama ya..

Overall!

Plurk 19 ; Twitter 18.5

Kalau boleh nambahin preferensi pribadi,

Plurk adalah untuk teman-teman yang suka berbagi dengan hangat, intimate tapi tetap mengakomodir personalisasi (dengan layout yang rupa-rupa dan lebih oke dibanding settingan layout twitter, dan oh ya, FOTO profile yang lebih besar :lol: ) dan privacy.

Sementara Twitter mungkin lebih pas untuk teman-teman yang populer (or u loved to be), hobi bermarketisasi (memasarkan produk/nilai-nilai seperti  yang #indonesiaunite lakukan) dan sebaliknya untuk yang suka jadi stalker.hehe..

Karena itulah tadi, maka gak heran Twitter lebih hype dibanding Plurk. Usernya banyak para selebritas dan tokoh masyarakat. Nilai ekonomi Twitterpun lebih tinggi, seperti yang bisa dilihat pada grafik di bawah ini :

Twitter vs Plurk

Twitter vs Plurk (credit : http://www.penn-olson.com/2009/08/11/plurk-vs-twitter-who-wins/)

terakhir, untuk kamu yang lebih menyukai situs microblogging ala negeri sendiri silahkan coba KOPROL (mirip-mirip Plurk)..this is just IMHO :)

well, it’s up to you…selamat mencoba :D

Categories: opinion Tags: , ,
  1. gembel
    October 28, 2009 at 3:07 pm | #1

    nice info!

    alamat plurknya bu?

  2. October 28, 2009 at 3:31 pm | #2

    tumblr leb..tumblr..hehe..
    *gue sama temon pake tu..^^*

  3. ael
    October 28, 2009 at 4:30 pm | #3

    jadi, tambah populer ya sekarang ¬_¬

  4. October 29, 2009 at 4:46 am | #4

    gembel :

    nice info!

    alamat plurknya bu?

    ada deeeeh..gk deng :P , cek aja sesuai nama blog ini juga

    Mayang :

    tumblr leb..tumblr..hehe..
    *gue sama temon pake tu..^^*

    klo Tumblr kelebihannya apa May?
    *gaptek :lol:

    ael :

    jadi, tambah populer ya sekarang ¬_¬

    siapa Mas, saya?hihi…Twitter ya maksudnya?sepertinya begitu (paling gak berdasarkan list temen saya yang ikutan Plurk vs Twitter)

  5. October 30, 2009 at 9:40 am | #5

    tumblr kelebihannya ada gw sama mayang wakakakakka :) )
    twitter is not a social networkin, it’s a information networking

  6. October 31, 2009 at 12:23 am | #6

    wow…social networking makin merambah yach

  7. October 31, 2009 at 6:59 am | #7

    temon :

    tumblr kelebihannya ada gw sama mayang wakakakakka :) )
    twitter is not a social networkin, it’s a information networking

    jiaaaaah… :P
    mnrtku jg enggak Mon, itu microblogging,,hehe..

    dochi2588 :

    wow…social networking makin merambah yach

    yup,apalagi di Indonesia :D

  8. November 21, 2009 at 7:10 am | #8

    Comparing Plurk with Twitter is like comparing Piano with a Guitar. Both are micro-blogging and social networking platforms as to piano and guitar are both musical instruments but we can’t really put them into much comparison because they completely different. Plurk and Twitter differs in presentation, audience and purpose.

  1. No trackbacks yet.