SKRIPSI
Untuk lulus S1, kemarin maleb penelitian ttg Buaya Muara (Crocodylus porosus). Penelitian ttg Buaya agak susah2 gampang. Terutama karena ternyata buaya itu termasuk binatang yang sensitive dan agak2 galak,,eh,gk agak lagi siy…
Literatur ttg penelitian buaya di Indonesia juga agak sulit dicari, orang lebih banyak melakukan pengamatan dan tulisan yang sifatnya deskriptif ttg buaya. Klopun ada tulisan ttg hasil penelitian Buaya, lebih banyak menggunakan buaya luar dan juga menggunakan bhs Inggris (eh,ini kendala gk sih?)
Karena itulah,,maleb jadi pengen sharing ttg apa yg pernah maleb lakuin dulu disini. Oya,buat jadi perhatian juga, penelitian buaya agak2 ribet juga dimasalah perijinan, krn buaya itu salah satu jenis satwa yang dilindungi di dunia ini. Jadi mulai dari penangkaran hingga Departemen Kehutanan RI agak2 strict sm masalah perizinan. Penangkaran tmpt maleb ngambil data adalah salah satu penangkaran unggulan di Indonesia lohh….Nah, berikut abstrak penelitian maleb…
ABSTRAK
Maghleb Yudinna Elmir . C24103050 . Studi Pengaruh Pemberian Makanan Terhadap Pertumbuhan Buaya Muara (Crocodylus porosus) pada Penangkaran PT Ekanindya Karsa di Cikande, Kabupaten Serang . Dibawah bimbingan I Nyoman S. Nuitja dan Ismu Sutanto Suwelo
Buaya Muara merupakan satwa yang bernilai ekonomis tinggi, karena buaya tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk industri kulit saja, bahkan telah diketahui pula bahwa banyak industri lain seperti industri obat – obatan, makanan, dan pupuk yang memanfaatkan buaya sebagai bahan baku industrinya. Pola pemanfaatan Buaya Muara yang masih mengupayakan metode eksploitatif ini mengakibatkan dampak pada terjadinya penurunan populasi buaya di alam, sehingga perlu dilakukan upaya penangkaran. Permasalahan pada penangkaran buaya umumnya adalah berkaitan dengan pembiayaan yang cukup tinggi dalam memenuhi kuantitas pembelian pakan buaya dalam jumlah besar. Sehingga diperlukan pencarian jenis pakan alternatif yang dapat memenuhi syarat ketersediaan dan harga yang terjangkau.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari jenis pakan yang dapat dijadikan alternatif pilihan, mendeskripsikan keefektifan (secara kualitas dan kuantitas) kegiatan pemberian pakan, dan melakukan pendugaan terhadap hubungan panjang – berat buaya dan hubungan berat – lebar dada buaya pada Buaya Muara di penangkaran. Penelitian berlangsung pada penangkaran buaya milik PT Ekanindya Karsa yang terletak di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Dari hasil penelitian, diketahui bahwa jenis pakan limbah ikan dapat menjadi pilihan pakan pengganti yang sebelumnya hanya mengandalkan jenis pakan kepala ayam. Hal ini terbukti dari tidak adanya perbedaan yang nyata terhadap komposisi gizi, pertambahan panjang total, berat tubuh, dan lebar dada. Bahkan apabila dilihat dari efisiensi biaya produksi pakan dengan luasan kulit yang dihasilkan antara buaya percobaan yang diberikan pakan jenis kepala ayam dan limbah ikan, dapat terlihat bahwa jenis pakan limbah ikan dapat memberikan hasil yang lebih baik dengan harga pakan yang relatif lebih murah dibandingkan jenis pakan kepala ayam. Namun tingkat konsumsi limbah ikan tidak terlalu baik.
Dari hubungan panjang – berat diketahui bahwa buaya mengalami pertambahan berat yang lebih dominan dibandingkan pertambahan panjang. Sementara itu dari hubungan berat tubuh – lebar dada diketahui bahwa setiap pertambahan berat tubuh sebesar 1 satuan akan diikuti dengan pertambahan lebar dada sebesar nilai pangkat yang berkisar antara 0,3115 hingga 0,3444. Informasi tersebut dapat memberikan gambaran tentang hasil kuantitatif terhadap hasil pemberian jenis pakan yang dicobakan terhadap berbagai dimensi pertumbuhan buaya. Perlu diperhatikan bahwa pemanfaatan buaya lebih dititik – beratkan pada luasan bidang kulit yang dapat dihasilkan. Oleh karena itu dengan memacu pertumbuhan dimensi panjang dan lebar dada buaya oleh pilihan jenis pakan yang tepat, akan lebih menguntungkan bagi penangkaran tersebut.
Click here for Full verse.
Penelitian dalam kenangan






Ratu Buaya??
masih kerabat ma ratu kidul g??
deu…
leb, itu ngapain buaya dipayungin?
huehehe,,pengarah gayanya si Hage Dit,,maklum ajalah sm artis..demennya ama payung dan kipas
whuuuaaaaa
koq berani ma buaya..
kalo ama buaya darat berani gak?.. (^o^)
btw nice blog
makasi kak Ferry
buaya darat???sini maleb jabanin,,udh pengalaman,hehe…
iihh sereuumm maenannya ama buaya..
btw apakah skripsi gw harus dimasukkin kek gini ya??
masukin Ngga…tentang apa?udh beres ya?ikut februarikah?atau udah??
penelitian mah beres.. seminar tanggal 22 bulan ini, tpi pesimis euy ama februari..
ntar klo dah beres seminar tak posting ah di blog.. jdulnya Pesimisme Februari.. hahahahaa
wah kukira dirimu feminim.ternyata garang juga main dengan buaya..
WOOOOWWWWW..
what else u can’t do?
kalo “buaya” perlu diteliti juga ngga, mbak?
*waktu liat picnya, jadi keinget iklan rokok versi crocodile hunter
“buaya” yg itu, i’ve done..dan kenyang..
cukup sudah..
*hahaaa,kepancing
no no no….aku ibu rumah tangga yang berjibaku dengan panci dan bumbu kok
Banyak laaah, (komen lo sll memancing ya gembel
)